Mesin Penterjemah
Balada Kaki Kram
Surat Terbuka untuk Pak Prabowo, Kami (selalu) mendukungmu Pak!
SARA di Pilpres”, meski akhirnya harus di revisi. Sebelumnya, saat pertengahan Mei saya cukup banyak menerima informaqsi tentang kedua calon. Tapi hati saya tertuju kepada beliau, Pak Prabowo. Saat saya menulis, saya ingin mengklarifikasi mengenai “tuduhan” kasus ’98 tersebut. Menurut sekian banyak informasi yang say abaca, saya begitu yakin Bapak bukan “pelaku” dari kasus tersebut. Meski hal tersebut tidak begitu memperoleh respon balik yang baik. Saya percaya, orang baik akan selalu dijaga Tuhan. Kemudia, saat diminta revisi saya dijejali artikel tentang Beliau dan Pak Jokowi agar isi esai berimbang dan tidak memihak satu pihak. Namun tetap saja saya menekankan bahwa Pak Prabowo hanya korban.
Catatan Hati Seorang Gadis
Malam
Lama. Ya, sudah cukup lama aku “berhenti” menulis di Majalah yang pernah mengangkatku jadi Kontributor Freelance. Kemudian, konflik internal LPM membuatku enggan menulis lagi. Lalu, karakteristik menulis di BSO dan di KOMINFO HMJ tidak bisa menjadi mediaku mengeksplor tulisanku secara lebih. Ya, aku bukan penulis handal. Aku hanya seorang anak yang punya ingatan cukup kuat. Sayang kalau tidak ditulis-kan. aku butuh wadah yang tepat, yang bisa membuatku bergairah dalam menulis. Bukan yang seperti sekarang, membuatku menulis seperti robot, menghilangkan feel dalam menulis.
Mungkin, aku pun tak tahu, mungkin bukan wadahnya yang kurang tepat, namun individunya, individu di dalamnya yang membuatku menulis bukan dari hati. Entah, entah sampai kapan aku terus bermalasan seperti ini. Bahkan, perjalanan mengesankanku ke Bandung tidak ku publish, aku hanya membuat catatan sendiri untuk pribadi. Kemana semangat itu? Semangat menuli, untuk berbagi. Aku takut, aku tak bisa menyelesaikan novelku lebih dulu atau sekedar berbarengan dengan novelku (AMIN) nanti. Satu keyakinan saja yang membuatku harus menulis. Traveling. Ya, traveling satu-satunya semangat baru untukku agar terus menyelesaikan novelku. Sekarang aku hanya focus untuk kuliah, IPK naik, kemudian mencari uang untuk BKLB yang akan memakan dana 6juta rupiah. Darimana uang sebanyak itu? Mungkin aku harus bekerja paruh waktu, atau mungkin berjualan lebih intens, atau entahlah. Setelah itu semua, 2015 aku harus traveling supaya ada penyegaran baru untukku. Mengubah perawakanku yang keras, agar lebih luwes dalam bergaul, agar lebih bisa menerima keadaan. Yang terpenting, agar tetap menulis.
Salam
Rambut baru
Tapi tak mengapa, orang yang suka mengusik kehidupan orang lain terlalu sibuk mengurusi hidup kita(sebenernya alibi akibat risih)
Tapi sumpah, kali ini bener-bener puas sama rambut yang lebih keren dari cowok-cowok, super tipis, cepak, mohawk, aaaaaaa ini baru keren! 😁
Pempek, makanan rutinku ❤
Mengulik sejarah pempek
Pempek yang berasal dari Palembang berasal dari jaman kerajaan Palembang Darussalam. Dahulu, epempek merupakan dagangan yamg dijual keliling oleh orang Tionghoa maupun keturunannya. Pada masa itu, pempek belum punya nama namun orang lebih mengenalnya dengan "jualan cipek/apek(sebutan bagi orang Tionghoa di Palembang) sehingga lama kelamaan lebih dikenal dengan nam pempek/empek-empek(di luar Palembang). Karena rasanya yang khas yang terbuat dari Ikan dan tepung Kanji lama-lama makanan ini dijadikan makanan jajanan rakyat di Palembang. Bahkan sampai tersohor ke daerah lain hingga akhirnya sampai sekarang, makanan yang merupakan hasil karya darah Tionghoa dan terus diapresiasi hingga detik ini.
Persaingan Menuju Pilpres dalam Keberagaman
Mengenai isu tadi, kedua calon pun tak dapat menampik adanya isu tersebut dapat membuat bahkan mengembangkan opini public. Jika melihat Prabowo Subianto, maka kembali lagi dikaitkan dengan pelanggaran HAM berat dan pelaku penculikan aktivis pada Mei 1998. Meski kenyataannya pun tidak diungkap secara gamblang di masyarakat umum bahkan menimbulkan banyak spekulasi baru. Pertanyaannya, jika benar ia pelakunya, kenapa Prabowo masih saja dengan gagah mendirikan Partai Politik (Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)) bahkan mencalonkan diri sebagai Capres? Karena dampaknya pasti akan lahir massa yang menentang pencalonannya bahkan cenderung menyudutkannya seperti saat ini. Lalu mengenai isu pelanggaran HAM tersebut, nyatanya para perwira yang terkait bahkan semakin gemilang karir militernya, berbanding terbalik dengan Prabowo. Meski begitu, hubungan baik Prabowo dengan rekan-rekannya tersebut sangat baik, bahkan mendukung sekali pencalonan beliau saat ini. Selain itu tersebut, kewarganegaraan Prabowo yang dianggap dobel pun dikulik kembali, bahkan statusnya yang duda pun dibahas di public secara umum baik melalui desas-desus maupun informasi yang belum jelas kebenarannya. (Baca : http://indoprogress.com/2014/05/melacak-tim-mawar| http://lm.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fpolitik.kompasiana.com%2F2014%2F05%2F25%2Finikah-penyebab-prabowo-dan-titiek-soeharto-berpisah-659837.html&h=vAQGp2P-n&enc=AZNavhQPAsKnPobxihYc4yRHDOy6dZ-IaZOhVzWJ7CWLOKuvMDikKUDGiwfpUJC0owBEsFJDsgJSZ7GQ5JxxSVu2JTc7XQP9MgmpJj4BqBhhH5IGC3eV8lYXtfjyNoR6kqTeoz7xwrPJJXppcb1Vu9TR&s=1 )
Lain Prabowo, lain lagi Joko Widodo (Jokowi), calon Presiden yang diusung Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) menjadi kandidat Capres lainnya yang cukup Fenomenal. Isu yang menerpanya pun beraneka ragam, mulai dari isu SARA akibat majunya beliau menuju RI1. Kecemasan datang dari masyarakat yang dimotori ormas dibawah naungan PKS tentang ketakutan DKI Jakarta dipimpin Ahok yang notabene tampak emosinal dalam masa jabatannya selama ini. (Baca: http://nasional.kompas.com/read/2014/05/23/1702168/). Kemudian isu mengenai Jokowi sebagai capres boneka dibawah kepemimpinan pihak Asing usai pertemuan tertutupnya beliau bersama Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDIP, Putri Soekarno, Mantan Presiden di salah satu rumah pebisnis yang dihadiri para Duber Negara Asing termasuk Amerika Serikat dan Vatikan (Baca: http://m.tempo.co/read/news/2014/03/28/269566099/Jokowi-Diserang-Isu-SARA-di-Dunia-Maya) secara protokoler kegiatan ini merupakan hal yang tak semestinya diikuti oleh sang negarawarati ditemain kader terbaiknya, Jokowi, Capres 2014. Isu bus karatan dan agama pun menjadi salah satu bentuk kampanye negative yang dialami Jokowi. Dewasa ini diketahui, kasus bus karatan pun sedang dalam proses penyelidikan. .
Dikutip dari salah satu media online nasional diketahui fakta tentang isu SARA yang muncul ditengah hiruk pikuk pilpres 2014. "Jumlah ekspose pemberitaan berkenaan dengan Jokowi dan kampanye hitam mencapai angka 1.515 berita. Isu negatif yang menjadi materi kampanye hitam terhadap Jokowi. Di antaranya, capres boneka, bus karatan dan sebagainya," ujar Direktur Indonesia Indicator Rustika Herlambang kepada wartawan di Warung Kopi Deli Jalan Sunda No 7, Jakarta Pusat, Kamis (22/5). Menurutnya, kampanye hitam yang ditujukan untuk Prabowo tidak terlalu banyak. Isu HAM dan penculikan paling dominan diberitakan.
"Prabowo mendapat sorotan pemberitaan mengenai kampanye hitam sejumlah 743 berita. Tidak banyak ekspose isu negatif dari Prabowo kecuali soal pelanggaran HAM dan penculikan," lanjutnya.
Dia mengatakan, sepanjang tahun 2014 sekitar 173 media online di Indonesia memberitakan kampanye hitam. "Terdapat 5.556 pemberitaan mengenai kampanye hitam. Di mana di dalamnya terdapat frasa kampanye negatif," tutur dia. (Baca: www.merdeka.com%2Fpolitik%2Fkampanye-hitam-pilpres-jokowi-capres-boneka-prabowo-isu-ham.html&h=gAQEAP7Rj&s)
Ironis memang, demokrasi di Indonesia masih diwarnai isu-isu miring yang terus mendera capres dalam pilpres kali ini. Seorang Jurnalis TV pun baru-baru ini mengungkapkan bahwa “kenapa tidak bedah CV saja kalau terus mempermasalahkan masa lalu”. Trackrecord capres memang penting diungkap di public, namun semuanya menjadi tak semestinya lagi dibahas terlalu jauh apabila Visi dan Misi “si calon” tidak lagi menjadi hal yang jauh lebih penting dibicarakan dan dijadikan pandangan untuk memiliki pilihan di pemilu mendatang, karena sesungguhnya, pesta demokrasi ini milik rakyat, maka rakyat harus cerdas memilih calon sesuai dengan kualitas dan elektabilitas yang diharapkan. Bukan hanya itu, siapapun yang terpilih nantinya haruslah menjadi Presiden yang bisa memimpin negraga ini secara arif dan bijaksana. Maka masa pra pilpres yang sebulan lagi ini haruslah dipergunakan kedua calon untuk mensosialisasikan Visi dan Misi mereka untuk Indonesia kedepannya, tak melulu hanya membahas masa lalu. Meski kita tahu, masa lalu mempengaruhi “si calon” saat ini. Dan saat ini akan berpengaruh untuk Indonesia kedepannya di tangan pemimpin terpilih 9 Juli mendatang.
Ini essay (revisi) saya untuk mengikuti workshop Pers Kampus yang diadakan Sejuk.org
Alhamdulillah lulus (dengan apa adanya)
Assalamu'alaikum Ramadhan
Alhamdulillah sekarang sudah memasuki 2 Ramadhan 1435 H, betapa bersyukurnya saya Ramadhan kali ini merupakan Ramadhan Ke-19 kalinya dalam hidup sekaligus Puasa Ke-13 kalinya. Selain itu, berkha Ramadhan selalu menhingatkan saya akan kisah percintaan saya 5 tahun terakhir. Alhamdulillah, 23 Agustus 2009 lalu jadi kali pertama bagi saya dan ia saling mengenal lebih dekat. Mungkin ini sudah suratan takdir hingga akhirnya komunikasi panjang melalui telepon dilanjutkan dengan pertemuan- pertemuan. Entah bagaimana, pertemuan tersebut sangat membekas dan menumbuhkan benih-benih cinta bagi kami berdua. Hingga akhirnya tak ragu kami menjalin hubungan "pacaran" pada 6 Oktober 2009, hubungan yang kami jalani pun pasang surut hingga akhirnya kami memutuskan "putus" pada 28 April 2011 hingga detik ini. Memang, kami bukanlah sepasang kekasih lagi, tapi rasa kasih sayang itu tak pernah luntur dihati kami, maka Insha Allah kami akan terus mempertahankan rasa ini. Oktober nanti kami tepat 5 tahun, dan berdasarkan kalender Islam kami sudah saling mengenal di 5 Ramadhan yang lalu. Dari awalnya saya tidak berhijab hingga sekarang berhijab semua sama saja, sosoknya tetap menghormati segala keputusan saya dalam hidup. Setelah 6 kali Ramadhan bersamanya saya hanya berharap semoga Ramadhan kali ini makin berkah dan menjadikan kami insan yang semakin dekat dengan Tuhan-nya. Assalamu'alaikum Ramadhan. Insha Allah ini jadi bulan favorit kami :)
Selamat berpuasa untuk seluruh Umat Muslim diseluruh dunia. 😊
Dinamika dan Perkembangan Pers Dewasa ini
Negara yang Tergadai
Mulai Absurd
Jakarte (masih) Punye Cerite II
Hampir aja enggak tidur ditanggal ini, tanggal 24 malem sempet galau pas cek multichat di bbm akibat ada dua nama yang katanya enggak ikut eh tiba-tiba ikut dan kursi yang ada enggak cukup, ditambah lagi ada kalimat “aku aja yang ngalah” dari salah satu panitia dan hal itu ngebuat ini kepala mau pecah, please h-berapa jam lagi masih ada masalah yang gede dan diluar ekspektasi, ok keep calm! Akhirnya jam 1an gue mutusin buat tidur sesulit apapun (keinget anak orang yang pada mau diurusin). Taraaaa jam 4:30 pagi udah bangun, wudhu, sholat, mandi, siapin sarapan, cek persiapan, dll. Akhirnya jam 6:00 udah mulai makan dan jam 6:30 ke bukit tapi sayangnyaaaaaa charger ketinggalan untungnya powerbank, tab, dan kamera enggak tinggal juga. Udah sampe bukit dengan dianter papa bersama ransel, bungkusan makanan, dan tas gede isinya perlengkapan selama di Jakarta eh malah sepi, ternyata janji-janji surga untuk berangkat jam 7:00 pagi itu hanya bualan dan tipu daya. Foto udah, makan udah, keliling-keliling udah juga, liat bus udah, cerita-cerita udah, ngehubungin tempat kunjungan udah, yaaaa udah semua lah secara dua jam nungguin yang lain pada datang. Jam 9:00 pembukaan akhirnya dilakuin oleh Pimum, Ketupel dan Mc nya adalah Kak Mey dan doa oleh Arif. Yuk mari cusss cyinnnn, bye Palembang Welcome To Jakarta! Udah sampe gitu aja ke Jakarta? Enggak kali! Kan naik bus, jalan aja belum sih haha…
Jam 10:00 kita jemput rombongan dari Indralaya yang duduk manis depan hotel Trifika untuk ikut meluncur bersama kita menuju Jekardah. Suasana perjalanan dalem bus selalu jadi hal yang gue suka, sedikit banyak hal itu akan ngebuat kami yang di dalamnya menjadi lebih dekat. Ya kan? Iyalah! Memasuki jam kedua dalam bus, kita stop di RM “Pagi Sore” Kayu Agung buat makan siang, tapi gue enggak laper! Gue udah mulai mual dan kedinginan tuh, padahal baru dua jam, belum lagi baju gue yang tipis, kepala gue pusing bener deh alhasil gue muntah Awalnya gue pikir semua baik-baik aja kayak yang lain tapi semakin lama semaik aneh, puncaknya saat gue sholat Dzuhur dan gue enggak kuat banget sampe akhirnya gue muntah di WC sesaat sebelum bus berangkat ngelanjutin perjalanan. “Shel, lo kok lemah banget sih? Sok ngurusin anak orang diri lo aja enggak keurus kan!”. Pikiran bodoh itu jadi ganggu banget! “Ah itu mah baru permulaan, mungkin nanti akan lebih baik”. Untung masih ada semangat dalem diri gue. Lanjut perjalanan menuju Lampung, bus semakin goyang dan ada kejadian lagi, kali ini gue jatuh saat megangin pintu WC. Tau gak sih jeans gue kotor, basah, kaki kanan luka, dan paha gue sebelah kiri lebam bahkan sampe saat gue nulis ini. Gws shel gws! Tapi kalo enggak rame bukan gue dong, meskipun sakit gue tetep ikutan main “ABC 5 Dasar” sama yang lain biar enggak boring. Ngakak bareng sampe sebus rame gara-gara kita, asyik bener deh hehe. Eh jam 16:00 kita berenti lagi nih buat sholat ashar, kali ini di RM “Kartika“ dan gue masih enggak minat makan nasi karena sebelumnya gue udah muntah akibat makan nasi juga kan, teh anget doang lebih baik deh kayaknya. Dan terbukti, teh anget mampu ngangetin ini perut sampe keluar lagi isinya (baca: muntah) Ya ya ya jam 17:00 kita lanjut perjalanan dan enggak berhenti lagi. Berhubung ashar udah, semua jadi lebih baik dan yang dibelakang pada nyanyi, yang ditengah cerita dan di depan tidur, apalagi kak Desi, temen sebangku yang kerjanya tidur melulu -___- Dari sore sampe jam 21:00 masih lumayan kuat untuk saling bercanda, nyanyiin segala macem lagu dan lucu-lucuan tapi setelahnya semua udah pada capek dan suasana bus tenang semuanya tidur. Tapi hal itu enggak berlaku lama karena enggak lama dari situ bus stop di Pom Bensin dan mulai lagi seisi bus kebangun dan rame lagi deh hingga sampe di Bakauheni sekitar jam 23:30 malem. Eh ada rahasia nih sebelum tanggal 25 berakhir, tapi diem-diem aja ya. Gini nih, kan itu malem posisinya, berhubung gue orangnya ribet dan menclok sana-sini akhirnya gue enggak dapet tempat duduk karena kursi kan emang kurang tuh, kali ini gue yang kejebak. Saat itu gue sibuk benerin syal dan gue mau duduk diatas plastic untuk pegangan tangan tapi malang nasib gue eh gue malah duduk diatas pangkuan anak magang, Reza, dan sumpah demi apapun gue enggak sengaja, sialnya yang liat posisi itu dengan jelas Kak Edho, untungnya hal ini lupa dia bahas ke semua orang. Well, hari pertama kelar dan memasuki hari kedua pengalaman semakin seru begitu terasa
(Masih ada 4 hari berharga lainnya, so ttep antengin blog gue. Ada juga nih vocoran blog rahasia yang sempet gue pake saat susah ngakses kesini pertengahan tahun lalu, yakni : sheillaandriani.wordpress.com tetep nulis dan saling baca ^^)
Jakarte (masih) Punye Cerite I
Juli 2012 lalu pun hampir aja gue ke Jakarta, tapi gagal di hari H karena izin yang dicabut lagi oleh papa ya ya ya anak gadis mungkin memang selalu sulit ya keluar rumah apalagi mau ke kota besar kayak Jakarta. Udahlah males aja bahas masalah yang ini, Kunred LPM GS yang “nyaris” gue ikutin hikssss. Udah selesai? Belom tau! 10 hari terakhir di bulan Oktober 2013 ini pun gagal man! Tadinya gue udah niatin banget buat nonton HaiDay di Parkir Timur Senayan eh taunya kagak dikasih izin lagi, padahal udah ada uang satu setengah juta, belom lagi buat ongkos pesawat ada loh! Tapi papa gue emang gitu, selalu takut ngelepas gue pergi jauh, mungkin tanda sayang kali yaaa #eaaaaa
Eh yang barusan cuma flashback doang yak sebagai pengantar gitu kayak dalam makalah haha. Nah, kalau kemaren-kemaren gue ke Jakarta cuma jadi peserta dalem rombongan doang, kali ini gue jadi panitia loh, hihi betapa bangganya sekaligus megang tanggung jawab yang luar biasa gede untuk jagain anak orang yang ada 40 orang dalem bus. Awalnya sih sempet banyak banget pertimbangan buat lanjut atau enggak pada tanggal demikian yang telah disepakati (25-29 Desember 2013) untuk ngadain Kujungan Redaksi (Kunred) ke Jakarta dan Bandung. Tanggal segitu sih udah lumayan lama disepakati, eh pas eksekusi ternyata banyak media dan LPM menolak menjamu akibat tanggal yang diambil adalah tanggal kejepit, alhasil para panitia juga ngerasa kejepit. But, big thanks loh buat masukan Fe saat rapat penentuan lanjut enggaknya Kunred buat tanggal segitu, ok singkat cerita akhirnya di fix-in buat tanggal segitu mengingat lagi bus yang udah di DP segede Lima Juta Rupiah, apa enggak sayang tuh kalo itu duit hangus kan. Well, diwaktu yang hanya tersisa kira-kira 3 minggu lagi kita panitia bener-bener di press buat bisa memaksimalkan apa yang ada untuk direalisasiin. Ini pengalaman yang luar biasa buat gue pribadi
Mulai dari nelponin segala kontak LPM, Kantor Media Nasional, orang-orang media Nasional, Link yang bisa dihubungi, searching google mau nyari kontak lokasi yang bakalan dituju dan entahlah sebulan terakhir sebelum Kunred gue jadi terbiasa untuk di telpon hanya sekedar nanyain kabar Kunred bahkan kadang kabar gue sendiri enggak gue peduliin apalagi kalo ditanyain orang lain haha. Yap, begitulah humas, kerjaannya sok akrab, lobi sana lobi sini cuma buat ngusahain apa yang ada di proposal bisa dikabulin dan dapet tempat untuk dikunjungin bahkan diinepin haha gokil deh! Ke Jakarta aja baru sekali tapi udah sok akrab aja sama yang di telpon seakan udah sering main kesana dan ini kali kesekian untuk main kesana. Kalau soal yang ini emang sedikit banyak diakui orang, karena soal lobi melobi, rayu merayu cukup hadal deh guenya haha jadi malu ^^
Kalau soal rapat disaat-saat terkahir sebelum Kunred mah kagak perlu ditulis, karena hal itu cukup gue dan mereka aja yang tau toh Kunred jadi kan
Singkat kata cerita bakalan ke Jakarta kan udah tuh, sekarang bakalan cerita soal di Jakartanya nih. Supaya enggak bingung ceritanya gue bagi perhari dan diakhir cerita bakalan gue tulis kesan gue secara keseluruhan. Eh tapi terserah sih mau baca atau enggak bukan urusan gue, yang penting perjalanan gue bukan cuma omdo, mungkin suatu saat anak gue juga bisa baca ini cerita.
Aku dalam langkahku
Kadang aku merasa lelah
Kadang aku ingin berhenti
Tapi saat yang bersamaan ada semangat kecil
Tumbuh dan berkembang menjadi motivasi besar
Aku pun heran
Kenapa bisa tumbuh?
Kenapa aku mau terus berusaha?
Untuk apa? Untuk siapa?
Mungkin ini berlebihan, mungkin
Tapi buatku ini keharusan
Keharusan bagi orang yang mengaku nasionalis
Kewajiban bagi orang yang mengaku mencintai sejarah
Dan ketidakalfaan bagi yang ingin bangsa ini terus memiliki peradaban
Bukan, ini bukan hanya aku
Bukan saja buatku yang begitu mencintai sejarah bahkan aku yang bisa menangis karena cerita sejarah
Ini tugas
Ini tugas kita teman!
Apa? Apa itu?
Jangan bilang "aku tak tahu"
Ayo ingat! Jangan lupakan walau hanya sedetik
Gantungan lima centimeter didepan keningmu
Bangkitkan semangat jiwa wirausaha
Majukan pola pikir anak bangsa
Cerdaskan calon penerus bangsa
Jadilah seorang pemikir
Jadikan bangsa ini bangsa yang cerdas
Untuk kita, dan mereka para ujung tombak kemerdekaan
Para penancap bambu runcing, bagi para pahlawan
Pahlawan sejak 1945 hingga detik ini
Tak perlu disebutkan semua tahu siapa saja pahlawan itu
Ayo gencarkan!
Jangan banyak buang waktu
Kalau bukan kita siapa lagi
Kalo bukan sekarang kapan lagi
Apa kabar aku dan tulisanku?
Hallo NiceSunday (12/05/2013) #telatpostingAkibatGangguanAkut
Dear My Blog,
Malam ini aku merasakan kebahagiaan luar biasa :) aku mau cerita banyak, pokoknya aku suka hari ini ({})
Pagi hari ini aku bangun lebih awal dari kemarin, ya aku bangun pukul 06.00, aku masih terus melihat bm, kali saja itu anak yang janji bayar garskin tau-tau ada depan rumah hehe
Tapi menunggu sambil makan itu bukan ide bagus ternyata, ya karena perut sudah tidak bersahabat nau tak mau harus diganjal, jadilah seporsi model dan seporsi nasi minyak, hmmm yummyyyyy :9 ohya, seketika habis makan teringat janji akan seseorang, ya aku lalu nge-bbm'in itu anak, janji awalnya jam 10 sih tapi jam karet deng heheh. Habis makan, nyuci baju, nyuci piring, nyapu, masak nasi, terakhir mandi :') yaaaa usaha supaya bisa keluar. Saat semua kelar, eh si anak yang dari tadi pagi ditunggu baru datang -_- lagi-lagi memperlambat saja, aku kan mau segera hangout dan bertemu seseorang huh! Yapp untung ga lama, akhirnya aku bisa ketemu dia hihi
Ga perlu diceritain prosesnya, eh tau-tau ada di ruang tamu my-kun :D dari sekian banyak pemandangan disana ada seorang gadis kecil yang benar2 menarik perhatianku. Sungguh manis sekali ini anak, aku menyukainya, ingin selalu memluk dan menciumnya, sayang dia keponakan my-kun bukan adikku hehe
Akhirnya bisa cerita-cerita lagi yeyeyeyey bahagia loh, miapa? Miapapun deh ;;) selain itu juga, ada hal yang benar2 diluar ekspektasi saya. Apa? Ya, ternyata saya ditumpangi di mobil mereka dan diposisikan didepan disamping my-kun, my god ini apa? :/ jantung ini rasanya mau jatuh ke tanah, mampus ini kok kayak ada kode dari kakak2nya, nervous? Ga deng, ga salah lagi x_x dia bilanga pa aku jawab apa hahahaha si kecil lucu, lagi-lagi menarik perhatian, setelah dirumah melihatku dengan aneh kali ini dia melihatku di mobil dengan jarak yang jauhhhh lebih dekat o:) nice girl! I like you !!!! Besar jadi kayak aku ya kakak :D
Tapi sayang sekali, kebersamaan hanya berlangsung sekitar 2jam :( tapi tak mengapa, bisa bersamanya hari ini saja sudah menyenangkan. Kalo soal nyimas dan dilah ga perlu ditulis, karena selalu saja menyenangkan berteman dengan mereka, mereka selalu setia mendengarkan ceritaku, dan mereka cuma bilang aku ini aneh, karena pacaran dengan siapa dan senengnya kalo jalan sama my-kun. Ya aku akuon, aku ANEH. Tapi aku akan terus berusaha menjadi normal. Semoga lain waktu, kita bisa punya Quality Time myGoodBoy. GoodNight pencuri hati :)
Sabtu yang luar biasa aneh (11/5/2013)
Hello blogger hari ini adalah hari kedua dalam hidup saya untuk menulis diary di blog. Saya rasa, kalau menulis dibuku tulisan saya terlalu memalukan untuk dilihat karea begitu jeleknya. Sebenarnya saat saya menulis ini blm saatnya saya tidur, tapi tak apalah daripada seperti kemarin kemaleman nulis toh jadi bangun kesiangan hehe. Bangun jam 08.00 itu menyenangkan juga ya, sabtu adalah hari kesuakaanku, karena disaat semua masih sekolah, kuliah, dan bekerja aku malah santai-santai dirumah. Pagi ini aku terus-terusan bermalas-malasan, tapi pagi ini sedikit beda, maklum saja ini sabtu keduaku bersamanya, ya bukan promosi sih cuma mau bilang aja sejak 1 mei 2013 aku sudah punya pacar lagi hehe. Setelah 2 tahun loh akhirnya puya pacar, tapi abang tetap terus menjadi pahlawan hidupku hingga detik ini (y) pagi ini sepertinya dia ingin sekali aku sapa, hingga membuat tweet gitu, astaga maaf ya aku memang orang yang cuek. Makanya cuma dengan abang aku mampu bertahan lama. Ya hari ini aku sms'an terus dengannya, saat naik, turun bus, ke kambangan, di halte, bangun tidur, makan, nonton tv dan aku terus-terusan saja sms'an sama dia, cuma herannya dia selalu bicara soal cinta, dan aku sangat membenci hal konyol seperti itu -_- bagai kutub magnet yang sama, kami saling tolak menolak, aku sungguh kesal terhadapnya. Tak bisakah sejenak dia diam tak membahas soal perasaan? Astaga!!!!!!! Semoga-semoga dan semoga dia tidak pernah tau apa yang sebenarnya aju rasa, aku selalu tersulut emosi saat menghadapinya. Aku butuh proses! Aku tidak bisa seketika menyanyangimu dengan begitu saja, ingat kamu sedang bersama aku,aku dengan segala kekurangan dan kelebihanku, tolong hargai aku dan perasaanku. Hari ini full, main perasaan ga ada kegiatan lain, cuma dirumah dan sebentar ke kambang, nothing special :) semoga takkan ada sabtu-sabtu seperti ini lagi :') selamat malam, selamat tidur my-Kun! Abang, dan preman ....
Apa yang salah pada diriku hari ini?
Entah mengapa pagi ini aku sungguh lelah sekali, bahkan bisa dibilang malas untuk ngampus, padahal sudah menjadi rahasia umum dosen yang mengajar hari ini adalah dosen yang cerewet bahkan sangat teliti akan segala detail tindak-tanduk semua mahasiswanya. Pagi ini aku tau, bukan pagi yang beruntung, makan seadanya akibat buru-buru, lalu menunggu bus-pun tak kunjung datang, apalagi? Ya saat mendapati sebuah bus tujuan Unsri - Kampus Indralaya yang tancap gas dari Cinde ini tidak disesaki mahasiswa, artinya lagi-lagi waktu syaa terbuang untuk kesekian kalinya, tamatlah sudah! 07.13 bus mulai bergerak menuju kampus tercinta, selama diperjalanan, tidak ada yang bisa dilakukan sehingga tampak menyibukkan, untunglah aku tersadar bahwa ada 2 set komik baru-ku yang belum sempat dibaca maka menjadikan perjalanan ini mungkin sedikit menyenangkan. Hp yang berbunyi sejak tadi, dipenuhi, bbm, email, sms, dan mention sengaja aku abaikan untuk menghindari melihat jam yang terpampang dilayar hp, aku takut membayangkan muka dosen itu :( tapi hal itu kulakukan juga setelah akhirnya 2 seri komik tersebut selesai dan membuatku terharu akan ceritanya. Sedikit terbelalak, jam menunjukkan pukyl 08.26 itu menandakan aku sudah terlambat 6 menit, bahkan bus-ku-pun tak menampakkan tanda-tanda mau masuk gerbang kampus, matilah aku! Nyaris 15 menit berlalu, pikiranku makin kacau dijejali rasa takut yang mengerumuti otak ini, bahwa dosen itu akan mengusirku diujung pintu. Tapi semua berbalik seperti mimpi, ternyata dosen itu tidak datang. Bukan main, aku yang mendapat sms dari Dilah sungguh lega akan hal itu. Sesampainya dikelas ada 2 kelompok yang presentasi, aku hanya menontoni mereka saja, rasanya malas sekali kuliah susah payah namun dosen tak ada(sebenarnya lega juga karena rasa takut itu hilang seketika). Sungguh, hal-hal seperti ini tak pernah kutemui di masa sekolah, bagaimana tidak, di bangku kuliah harus begitu berjuang walau hanya untuk sekedar pergi kuliah, jarak kampus yang lebih dari 32KM dengan medan terjal-lah penyebab utamanya. Ya tapi jika aku sarjana nanti, aku akan begitu bangga menjadi lulusan UNSRi karena selama kuliah aku selalu berusaha maksimal walau hanya sekedar pergi saja. Ya tapi lupakan saja pagi yang melelahkan ini, seketika aku teringat akan "chan dan kun" dalam komik itu, ya itu juga panggilan kesayanganku dengan-nya, ya dia masa laluku 4bulan terakhir, bahkan mungkin sempat mejadi masa depanku(dalam mimpi). Ya tuhan, hari ini aku terus saja memikirkannya, entah pesonanya atau apa, tapi seperti sudah gila aku tak bisa berhenti memikirkannya, padahal sudah jelas ada 2 lelaki didepanku yang kapan saja siap memelukku dalam keleahan yang luar biasa. Ya tuhan, kuatkan aku, apabila 1 diantara mereka memang jodohku, lancarkan jalan kai, apabila bukan ketiganmya jauhkanlah kami bertiga dengan caramu. Hingga hal ini diposting, aku tak mampu berbohong, namamu masih saja melekat dihati daj diotakku. Wahai kau, xxxxx-kun,disini aku selalu akan mengingat bahkan benci untuk sekedar mengubah namamu di kontak bb maupin bbm :" semoga kamu dapat yang terbaik, jika bukan aku jodohmu :') GoodNight Kun!
Dari Seorang Anak Perempuan Menjadi Wanita Dewasa
Masa kanak-kanak saya habiskan dengan anak lelaki, jadi niat awal menjadi anak perempuan yang manis lambat laun memudar, dan jadilah remaja perempuan berjiwa lelaki :D
hingga duduk di kelas 3 SMA semua tingkah nakal saya semakin menjadi-jadi.Anak yang bandel, biang kerok, tapi prestasi saya tidak pernah mati hingga suatu ketika saya merasa mendapat hidayah untuk berhijab. Lambat laun saya harus merubah penampilan, meninggalkan semua dunia kelelakian saya. Mungkin saja saat saya kecil, saya tidak punya teman perempuan yang membawa pengaruh "feminin" sehingga saya kurang mengerti menjadi wanita. Saya pernah mengikuti lomba modeling, modern dance dan lomba-lomba untuk wanita tapi jati diri saya menolak untuk menjadi orang lain. ini hasil-hasil mencoba jadi perempuan(wanita masih jauh dari jangkauan saya)






